Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN) Denpasar melalui Kelompok Kerja (Pokja) Pembinaan Manajemen ASN (MASN) dan SIDIGI kembali melaksanakan kegiatan Pra Ekspose ke-2 Manajemen Talenta ASN bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam penguatan implementasi manajemen talenta ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.
Pra Ekspose II ini bertujuan sebagai ruang koordinasi dan penyamaan persepsi antara BKN dan Pemerintah Provinsi NTB, khususnya terkait kesiapan kebijakan, tata kelola, serta pemanfaatan data dan sistem pendukung dalam penerapan manajemen talenta ASN di tingkat provinsi. Melalui kegiatan ini, diharapkan komitmen bersama dapat semakin diperkuat agar penerapan sistem merit berjalan lebih terstruktur, objektif, dan berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ini dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Satya Pratama. Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan manajemen talenta sebagai instrumen utama pengembangan karier ASN yang berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi.

Selama kurang lebih dua jam, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan, tanya jawab, dan diskusi mendalam. Pembahasan difokuskan pada persiapan teknis dan substantif penerapan sistem merit di Provinsi NTB, termasuk pemanfaatan data kepegawaian, integrasi sistem informasi, serta peran perangkat daerah terkait dalam mendukung keberhasilan manajemen talenta ASN.
Pemerintah Provinsi NTB pada kegiatan Pra Ekspose ke-2 ini diwakili oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB selaku leading sector pengelolaan ASN. Kepala BKD Provinsi NTB didampingi oleh seluruh jajaran pejabat di lingkungan BKD NTB, serta unsur perwakilan dari Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi NTB dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTB.

Melalui kegiatan Pra Ekspose II ini, diharapkan Pemerintah Provinsi NTB semakin siap dalam mengimplementasikan manajemen talenta ASN secara komprehensif sebagai bagian dari penguatan sistem merit, sekaligus mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.
Leave a comment